PRINSIP KEMANDIRIAN EKONOMI PERSPEKTIF RASULULLAH
DOI:
https://doi.org/10.56998/8dpjww68Kata Kunci:
Prinsip kemandirian ekonomi, Sejarah RasulullahAbstrak
Rasulullah adalah seorang pemimpin ummat dunia yang mana beliau panutan didalam beribadah, berinteraksi sosial dengan sesama ataupun dalam bermuamalah, karena segala yang bersumber dari Rasulullah adalah sunnah sesuai dengan yang di sampaikan oleh ulama’ ahli hadist yang mempunyai arti “segala sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW adalah sunnah baik itu berupa perkataan, perbuatan, taqrir (penetapan hukum), khuluqiyyah (kepribadian) dan khalqiyyah (fisik) dari beliau. Karena sesuatu yang datang dari Rasulullah hakikatnya dari Allah, yang mana dalam hal ini ditegaskan yang artinya “Dan tidaklah ia berbicara dari hawa nafsunya, melainkan wahyu yang diwahyukan” di antara salah satu yang tidak kalah pentingnya untuk dipelajari adalah prinsip kemandirian ekonomi beliau dalam menjalani kehidupannya, sehingga kita bisa mengambil intifa’ (manfaat) dari beliau, untuk kita jadikan prinsip didalam menjalani kehidupan ini serta yang tidak kalah pentingnya agar kita senantiasa mengikuti sunnah-Nya didalam aspek kehidupan kita.








