IMPLEMENTASI HYBRID CONTRACK DI PEGADAIAN SYARIAH CPS PASAR LEGI JOMBANG

Penulis

  • Muthammimatus Sa’idah Universitas KH Abdul Wahab Hasbullah
  • Arivatu Ni’mati Rahmatika Universitas KH Abdul Wahab Hasbullah

DOI:

https://doi.org/10.56998/jr.v2i01.5

Kata Kunci:

Arrum Tasjily, Akad Ijarah, Akad Rahn, Hybrid Contrack

Abstrak

Dalam Arrum Tasjily, terdapat dua akad yang saling mengikat yaitu akad Rahn dan Ijarah. Akad Rah merupakan suatu tanggungan / jaminan atas utang yang  dapat dieksekusi apabila sirahingagal menunaikan kewajibannya. Sedangkan akad Ijarah ialah pemindahan hak guna atas barang atau jasa melalui pembayaran upah sewa(‘ujrah) tanpa diikuti dengan pemindahan kepemilikan atas barang tersebut. Terdapat beberapa Fatwa DSN-MUI yang mengatur operasional kedua akad tersebut, salah satunya adalah Fatwa DSN MUI No: 68/DSN-MUI/III2008 tentang rahntasjily. Terdapat kesesuaian antara penerapan kedua akad tersebut dengan Fatwa DSN-MUI yang mengatur ketentuan-ketentuan yang berlaku. Hal tersebut digunakan oleh Pegadaian Syariah CPS Pasar Legi Jombang, sebagai acuan dalam pengambilan kebijakan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif, dengan dipaparkan data dan beberapa pengertian dari sumber permasalahan.

Unduhan

Diterbitkan

01-04-2020

Cara Mengutip

IMPLEMENTASI HYBRID CONTRACK DI PEGADAIAN SYARIAH CPS PASAR LEGI JOMBANG. (2020). Revenue : Jurnal Ekonomi Pembangunan Dan Ekonomi Islam, 3(01), 21-29. https://doi.org/10.56998/jr.v2i01.5