PENGARUH KEBERADAN RITEL MODERN, JAM KERJA DAN MODAL KERJA TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PEDAGANG LOKAL DI PASAR TRADISIONAL OMBEN SAMPANG

Penulis

  • Suhaimi, S.Pd., M.M. STIE Bakti Bangsa Pamekasan
  • Hajjatul Mabbruroh, M.M. STIE Bakti Bangsa Pamekasan
  • Moh Syarif, M.E. STIE Bakti Bangsa Pamekasan
  • Ahmad Basuki Rachman STIE Bakti Bangsa Pamekasan

DOI:

https://doi.org/10.56998/es6q9f77

Kata Kunci:

retail modern, jam kerja, modal, pendapatan

Abstrak

Bisnis ritel di Indonesia semakin menarik sehingga persaingan yang terjadi sangat ketat. Dalam waktu yang sangat singkat pelaku ritel dengan kemampuan kapitalnya mampu berkembang sehingga membentuk minimarket, supermarket dan hypermarket yang bertebaran di seluruh wilayah indonesia. Kehadirannya disambut baik oleh masyarakat karena kenyamanan, kelengkapan, keamanan serta kemudahan dan variasi produk yang disediakan. Tetap pada sisi lain hal ini mendatangkan hal buruk pada peritail kecil tradisional yang semakin hari semakin tersingkir karena beberapa factor seperti keterbatasan modal, manajeman yang sederhana, perlindungan yang minim, mereka menjad korban liberalisme ekonomi. Waktu operasional kerja dapat membuat konsumen tertarik sehingga dapat membantu menaikkan pendapatan. Selain itu modal juga merupakan penggerak utama dalam menjalankan bisnis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis ex-post-facto dengan metode analisis linier berganda. Sampel yang di ambil sebanyak 40 toko ritel tradisional di pasar omben. berdasarkan hasil yang diperoleh: keberadaan ritel modern berpengaruh  posistif dan signifikan terhadap pendapatan, jam kerja berpegaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan. Modal kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan. Dan ketiga variable tersebut secara simultan berpengaruh terhadap pendapatan.

Unduhan

Diterbitkan

31-12-2025

Cara Mengutip

PENGARUH KEBERADAN RITEL MODERN, JAM KERJA DAN MODAL KERJA TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PEDAGANG LOKAL DI PASAR TRADISIONAL OMBEN SAMPANG. (2025). Revenue : Jurnal Ekonomi Pembangunan Dan Ekonomi Islam, 8(02), 56-64. https://doi.org/10.56998/es6q9f77